Dpnews Indonesia || Cianjur – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) terus melakukan sosialisasi dan edukasi mengenai mekanisme pengelolaan dana haji ke masyarakat luas. Kali ini, kegiatan bertajuk Safari Ramadhan di wilayah Cianjur, Jawa Barat, diadakan di Hotel Gino Feruci dengan menggandeng Yayasan Kenanga Rescue.
Deputi Penghimpunan BPKH Republik Indonesia, Juni Suprianto, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan mandat BPKH untuk mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan keuangan haji. “Tujuannya jelas, kami ingin menginformasikan kepada publik bagaimana mekanisme kerja serta hasil dari pengelolaan keuangan haji,” kata Juni.
Juni menjelaskan bahwa BPKH memiliki tanggung jawab untuk mensosialisasikan literasi keuangan haji kepada masyarakat. Kegiatan ini merupakan rangkaian safari Ramadhan yang dilakukan di seluruh Indonesia, mulai dari Sumatera, Jawa, hingga Sulawesi.
BPKH juga menginformasikan tentang adanya undang-undang baru yang mengatur terkait dengan setoran haji, yaitu setoran awal, setoran lunas, dan setoran angsuran.
“Ini memberikan kemudahan bagi jemaah untuk mengangsur biaya penyelenggaraan ibadah haji,” tambah Juni.
Saat ini, sudah terdaftar 5,6 juta jemaah haji, namun masih kurang 17 juta jemaah yang menjadi target sosialisasi edukasi literasi keuangan haji. BPKH menargetkan 10% dari umat Islam Indonesia yang mampu secara keuangan dan ilmu untuk berhaji.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan keuangan haji dan mempersiapkan diri untuk berhaji. BPKH akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi di seluruh Indonesia.
Dengan demikian, BPKH berharap dapat meningkatkan jumlah jemaah haji yang terdaftar dan mempersiapkan diri untuk berhaji dengan baik.











