Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Kemenag Akan Gelar Sidang Isbat Penetapan 1 Syawal 1447 H

198
×

Kemenag Akan Gelar Sidang Isbat Penetapan 1 Syawal 1447 H

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) akan menggelar Sidang Isbat penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idul Fitri 2026 pada Kamis, 19 Maret 2026. Sidang ini bertepatan dengan tanggal 29 Ramadhan 1447 H dan menjadi acuan resmi penentuan awal Syawal bagi umat Islam di Indonesia.

Sidang Isbat dijadwalkan berlangsung di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta Pusat, mulai pukul 16.00 WIB. Acara akan berlangsung secara hibrida dan terbuka untuk pemantauan melalui live streaming di kanal resmi Bimas Islam Kemenag, seperti YouTube Bimas Islam TV, TikTok, serta Instagram.

Baca juga :  KPK Ungkap Dugaan Korupsi Bupati Langkat Turut Libatkan Pengadaan Seragam Sekolah Dasar

Proses sidang diawali dengan seminar pemaparan posisi hilal oleh Tim Hisab dan Rukyat Kemenag sekitar pukul 16.30 WIB. Selanjutnya, dilanjutkan sidang tertutup pukul 18.00 WIB yang melibatkan perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam, pakar astronomi, falakiyah, serta instansi terkait. Hasil keputusan akan diumumkan melalui konferensi pers oleh Menteri Agama atau pejabat berwenang sekitar pukul 19.25 WIB.

Penetapan 1 Syawal didasarkan pada metode rukyatul hilal (pengamatan hilal) di berbagai titik pantau di Indonesia, dikombinasikan dengan hisab (perhitungan astronomi) sesuai kriteria visibilitas hilal MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, Singapura). Berdasarkan kalender Hijriah resmi Kemenag, 1 Syawal 1447 H diperkirakan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026, namun keputusan final bergantung pada hasil rukyat dan sidang.

Baca juga :  Desa Sukarapih Gelar Musdesus, Pembentukan Pengurus Koperasi Merah Putih

Sebelumnya, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026, berdasarkan metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal. Perbedaan potensial ini sering terjadi mengingat variasi metode penentuan.

Masyarakat diimbau menunggu pengumuman resmi dari Kemenag sebagai acuan nasional. Hasil sidang Isbat akan menjadi penentu akhir Hari Raya Idul Fitri 2026 di Indonesia. Pemantauan dapat dilakukan secara langsung melalui kanal resmi Kemenag untuk informasi terkini.

Baca juga :  Wujud Nyata Kepedulian Lingkungan, Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0617/Majalengka Tanam 150 Pohon
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!