Dpnews Indonesia || Majalengka – Pemerintah Kabupaten Majalengka memastikan seluruh 730 calon jemaah haji asal daerahnya akan berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 1447 H/2026 M melalui Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati. Keberangkatan tersebut direncanakan dalam empat kelompok terbang (kloter) mulai akhir April hingga pertengahan Mei 2026.
Bupati Majalengka Eman Suherman menyatakan bahwa persiapan telah dilakukan secara matang, termasuk penyediaan fasilitas transportasi dari rumah jemaah hingga asrama haji serta pendampingan penuh selama proses embarkasi. Kuota jemaah haji Majalengka tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang sebanyak 525 orang.
Menurut jadwal yang telah ditetapkan, keberangkatan empat kloter Majalengka sebagai berikut:
- Kloter 06-KJT: 441 jemaah, Sabtu 25 April 2026 pukul 10.30 WIB
- Kloter 23-KJT: 163 jemaah, Jumat 8 Mei 2026 pukul 15.00 WIB
- Kloter 29-KJT dan satu kloter lainnya mengikuti jadwal selanjutnya hingga pertengahan Mei.
Seluruh jemaah dipastikan kembali ke tanah air melalui Bandara Kertajati pada periode 5 hingga 29 Juni 2026.
Bandara Kertajati sendiri telah menyatakan kesiapan melayani hingga 40 kloter haji dari Jawa Barat, dengan infrastruktur yang dinilai memadai untuk mendukung penerbangan langsung menuju Jeddah. Simulasi keberangkatan telah dilakukan untuk memastikan proses berjalan tertib, aman, dan nyaman.
Pemkab Majalengka juga menegaskan bahwa keberangkatan tetap aman meski di tengah berbagai isu global. Jemaah diimbau untuk tetap menjaga kesehatan dan mengikuti seluruh petunjuk manasik haji yang telah diberikan.
Dengan adanya embarkasi di Kertajati, diharapkan calon haji asal Majalengka dan sekitarnya dapat melaksanakan ibadah dengan lebih mudah dan efisien tanpa harus bergantung sepenuhnya pada bandara di luar wilayah.











