Dpnews Indonesia || Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Dudung Abdurachman untuk mengecek dan menutup celah potensi korupsi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Arahan tersebut disampaikan untuk memastikan program prioritas nasional berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
Menurut Kepala KSP Dudung Abdurachman, terdapat beberapa celah yang menjadi perhatian, di antaranya dugaan praktik jual beli titik lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG, serta pemberian insentif kepada dapur yang operasionalnya telah dihentikan.
“Presiden mengarahkan kepada saya, ‘Pak Dudung, coba dicek’. Karena ini program prioritas nasional,” ujar Dudung, sebagaimana dikutip dari berbagai laporan media.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk mencegah penyimpangan sejak dini dalam pelaksanaan MBG, yang merupakan salah satu program unggulan pemerintahan Prabowo. KSP akan melakukan pengecekan mendalam terhadap rantai pasok, penentuan lokasi, dan distribusi anggaran program tersebut.
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai temuan korupsi yang telah terbukti. Pemeriksaan masih dalam tahap pendalaman untuk memastikan program berjalan bersih dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat, khususnya dalam upaya penurunan stunting dan peningkatan gizi anak.











