Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

AMPB Gelar Demo di Polresta Pati, Tuntut Evaluasi Kinerja dan Reformasi Polri dari Tingkat Pati

183
×

AMPB Gelar Demo di Polresta Pati, Tuntut Evaluasi Kinerja dan Reformasi Polri dari Tingkat Pati

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Pati – Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) kembali menggelar demonstrasi di depan Markas Polresta Pati pada Rabu (13/5/2026). Aksi tersebut menyuarakan tuntutan evaluasi kinerja aparat kepolisian setempat serta desakan agar reformasi Polri dimulai dari tingkat Perwira Tinggi (Pati) di wilayah tersebut.

Koordinator AMPB, Supriyono, menyatakan bahwa demonstrasi ini merupakan kelanjutan dari upaya masyarakat menagih komitmen pemerintah dalam mereformasi institusi kepolisian. Salah satu tuntutan utama adalah pencopotan Kapolresta Pati Komisaris Besar Jaka Wahyudi dari jabatannya. Menurut AMPB, Kapolresta dinilai gagal dalam penegakan hukum, termasuk penanganan lambat sejumlah kasus pidana dan dugaan keterlibatan dalam persoalan penyerobotan tanah desa di Kecamatan Jakenan.

Baca juga :  Danramil Kertajati Dukung Kreativitas Anak Lewat Lomba Melukis Terakota Piala Bupati Majalengka

“Reformasi Polri harus dimulai dari Pati. Kami menuntut evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Polresta agar kepercayaan masyarakat dapat dipulihkan,” ujar Supriyono.

Aksi yang direncanakan berlangsung mulai pukul 13.00 WIB ini melibatkan ribuan massa dari Pati dan daerah sekitar seperti Grobogan, Rembang, Jepara, serta Pekalongan. Demonstrasi diawali dengan pertunjukan kesenian barongan dan orasi, dengan spanduk-spanduk yang menekankan tuntutan reformasi dan penegakan hukum yang adil.

Baca juga :  Kodim 0617/Majalengka Dukung Penanaman Pohon Peringati Hari Lahir Kejaksaan RI ke-80

Sebelumnya, posko aspirasi AMPB di sekitar Mapolresta sempat dibubarkan paksa oleh aparat, namun hal tersebut tidak menyurutkan niat massa untuk tetap melanjutkan aksi damai. Kapolresta Pati telah menginstruksikan seluruh anggotanya untuk melayani demonstrasi secara humanis dan menghindari tindakan provokatif.

Demonstrasi ini mencerminkan keresahan masyarakat Pati terhadap pelayanan dan penegakan hukum di wilayahnya, sekaligus menjadi bagian dari dorongan nasional untuk reformasi kepolisian yang lebih transparan dan akuntabel. Perkembangan aksi terus dipantau pihak berwenang guna menjaga keamanan dan ketertiban.

Baca juga :  Ketua DPRD Kabupaten Solok Ivoni Munir Minta Pemda Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!