Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Ketua DPRD Kabupaten Solok Ivoni Munir Minta Pemda Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana

308
×

Ketua DPRD Kabupaten Solok Ivoni Munir Minta Pemda Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Solok – Ketua DPRD Kabupaten Solok periode 2024–2029, Ivoni Munir, S.Farm., Apt., menyampaikan seruan penting kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Solok agar segera menetapkan status Tanggap Darurat Bencana. Permintaan ini disampaikan menyusul meningkatnya kejadian bencana alam di beberapa wilayah, terutama banjir dan longsor yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Ivoni Munir, S. Farm., Apt menegaskan bahwa penetapan status Tanggap Darurat sangat diperlukan agar penanganan bencana dapat dilakukan secara lebih cepat, terarah, dan terkoordinasi. Selain itu, status tersebut juga memungkinkan Kabupaten Solok mendapatkan dukungan bantuan yang lebih maksimal dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat maupun Pemerintah Pusat.

Baca juga :  Shanum Zahsy Askanah dari Riau Raih Juara II Hafiz Indonesia 2026

“Mengingat kondisi banyak bencana, salah satunya banjir dan longsor, kita berharap Pemda Kabupaten Solok segera menetapkan keadaan Tanggap Darurat Bencana untuk dua minggu atau satu bulan ke depan. Dengan demikian, bantuan dari Pemprov Sumbar dan Pemerintah Pusat bisa segera turun,” ujar Pria Alumni Unand ini dalam keterangannya.

Selain menyerukan langkah cepat dari pemerintah daerah, Ivoni Munir, S. Farm., Apt juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Solok untuk tetap kuat, sabar, dan saling membantu di tengah ujian yang sedang dihadapi. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan masyarakat sangat dibutuhkan dalam upaya pemulihan daerah terdampak.

Baca juga :  Polda Metro Jaya Gerebek Sarang Judi Online Berkedok Live Streaming Konten Asusila

“Kepada masyarakat, mari saling bahu membahu bersama Pemda dan tetap bersabar atas ujian ini,” imbuhnya.

Di akhir pernyataannya, Ivoni Munir, S. Farm, Apt menyampaikan terima kasih dan permohonan maaf serta mengajak semua elemen untuk terus menjaga kekompakan dan solidaritas sosial dalam menghadapi bencana yang terjadi.

Baca juga :  Dua Oknum Guru Ngaji Jadi Tersangka Kasus Asusila Santriwati di Bekasi
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!