Dpnews Indonesia || Cianjur – Komunitas Bagong Mogok Kecamatan Cibinong bersinergi dengan Polres Cianjur dan Pemerintah Kabupaten Cianjur dalam menggelar bakti sosial besar-besaran. Kegiatan ini menjadi rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada 2026.
Acara tersebut dipusatkan di Lingkungan Desa Pananggapan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur, dan berlangsung meriah pada Minggu, 28 Juni 2026. Ratusan warga hadir langsung untuk mengikuti sekaligus menerima manfaat dari berbagai program sosial yang disiapkan.
Mengangkat tema Sunda “Satekah Polah Ngabela NU Susah” yang bermakna ‘Bersatu Padu Membela yang Kesusahan’, kegiatan ini memadukan nilai kearifan lokal dengan semangat pengabdian. Tema itu menjadi benang merah seluruh rangkaian acara.
Bentuk kepedulian yang diberikan sangat beragam. Mulai dari santunan untuk anak yatim, penyaluran paket sembako, hingga santunan bagi para lansia. Selain itu, warga juga mendapatkan layanan pengobatan gratis yang dibuka sejak pagi hari.
Puncak kegiatan ditandai dengan penyerahan simbolis bantuan Rumah Tidak Layak Huni atau Rutilahu kepada warga penerima manfaat. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup dan memberikan rasa aman bagi keluarga yang selama ini tinggal dalam kondisi memprihatinkan.
Kehadiran unsur pimpinan daerah menjadi bukti kuatnya kolaborasi. Bupati Cianjur Muhamad Wahyu Ferdian, Kapolres Cianjur AKBP A. Alexander Yurikho Hadi, dan Ketua Bagong Mogok Hilman Muslim tampak bersama-sama turun ke lapangan.
Turut hadir pula Wakil DPRD Cianjur Lepi Ali Firmansyah, Kepala Dinas Perkim, jajaran Forkopincam Cibinong, Ketua KONI Cianjur Beny Rustandi, Ketua Bagong Mogok Cibinong Dendi, para tokoh masyarakat, hingga ratusan warga Desa Pananggapan.
Dalam sambutannya, Kapolres Cianjur AKBP A. Alexander Yurikho Hadi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Ia menyebut HUT Bhayangkara tidak hanya dirayakan secara seremonial, tetapi juga diisi dengan aksi nyata yang berdampak langsung kepada masyarakat.
Polri hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Nilai bantuan mungkin tidak besar secara materi, tetapi semangat kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan kita untuk membantu sesama,” tegas Kapolres.
Senada, Wakil Ketua Bagong Mogok sekaligus Anggota DPRD Cianjur Fraksi PKB, Gopar Hendra Gunawan, menegaskan bahwa kolaborasi tiga pilar ini menjadi modal utama. Menurutnya, ketika pemerintah, Polri, dan masyarakat berjalan bersama, maka kepedulian sosial akan semakin luas dirasakan.
Gopar menutup dengan harapan agar sinergi ini terus berlanjut. “Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan aksi kemanusiaan. Semoga Allah memberikan kesehatan dan rezeki agar Bagong Mogok dapat selalu menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat kurang mampu di Cianjur,” ujarnya.











