Dpnews Indonesia || Cianjur – Hama wereng tengah melanda sejumlah pesawahan wilayah di Kabupaten Cianjur hingga di prediksi petani gagal panen, meski begitu Bulog kabupaten cianjur memastikan stok beras untuk kebutuhan masyarakat tetap aman.
Bulog juga telah menyiapkan langkah antisipasi guna menjaga stabilitas ketersediaan beras di tengah gangguan produksi.
Kepala Bulog Cianjur, Yanto Nurdiyanto mengungkapkan, bahwa hingga pertengahan Juni 2025, stok beras di wilayah Bulog Cianjur mencapai kurang lebih 16.000 ton. Stok tersebut berasal dari hasil penyerapan gabah sejak Februari hingga Juni.
“Penyerapan gabah kering panen oleh pemerintah sudah memenuhi target. Dari target awal 20 ribu ton, kini telah terserap secara maksimal,” jelasnya.
Sementara itu lilim ( 60) petani sebelumnya mengatakan usia padi dua tiga bulan sudah mulai keluar bunga padi namun saat ini sedikit telat.
“Padi yang seharusnya sudah hamil dan berbuah kini agak sedikit telat karena daun padi kuning dan didalam tangkai padi terdapat ulat kecil”, kata dia.
Lilim menambahkan untuk mengatasi hama sudah berbagai cara dia lakukan untuk namun hasilnya sama.
“Sudah di semprot obat pestisida namun masih tetap menguning bahkan sudah di semprot menggunakan oli bekas namun masih tetap saja hasilnya sama” tambahnya.











