Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Front Aksi Mahasiswa Soroti Paket Fantastis dan Pungli di Disdukcapil Cianjur

312
×

Front Aksi Mahasiswa Soroti Paket Fantastis dan Pungli di Disdukcapil Cianjur

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia  || Cianjur – Sebagian mahasiswa dari Front Aksi Mahasiswa mendatangi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cianjur, Senin (17/11/2025). Aksi ini menyoroti dua isu utama yaitu transparansi anggaran pengadaan yang fantastis dan maraknya dugaan pungutan liar (pungli) dalam pengurusan dokumen.

Koordinator aksi, Ihsan, mempertanyakan kejelasan anggaran pengadaan senilai Rp 1,911 miliar untuk perlengkapan komputer.

Baca juga :  Tim Pemburu Begal Polda Metro Jaya Tangkap 16 Tersangka dalam Operasi Tiga Hari

“Hingga kini belum ada kejelasan rinci spesifikasi barang maupun realisasinya di lapangan,” ujarnya.

Mereka juga mendesak pemerintah membuka data tender yang dianggap tertutup.

Isu pungli, khususnya untuk pengurusan KTP dan KK, juga menjadi sorotan. Ihsan menyebut laporan masyarakat, termasuk warga yang harus menjual ternak demi mengurus KTP, memicu keresahan.

Baca juga :  Panitia Paket Lebaran Bantah Tudingan Ulur Waktu dan Tidak Bertanggung Jawab

Menanggapi hal ini, Bendahara Disdukcapil Cianjur, Ahmad, memberikan klarifikasi. Dia menyatakan realisasi anggaran untuk pengadaan tinta (ribbon) pencetak e-KTP adalah Rp 1,4 miliar, bukan Rp 1,911 miliar. Pengadaan dilakukan via E-Katalog dengan harga Rp 3,8 juta per unit yang dapat mencetak hampir 500 e-KTP.

Untuk pengadaan mebel, Ahmad menegaskan bahwa itu adalah kursi tunggu untuk pelayanan di delapan kecamatan. Dari rencana 200 unit, hanya 100 unit yang direalisasikan senilai Rp 71 juta, dan sisa anggaran dikembalikan ke negara.

Baca juga :  Jelang Magrib Sambil Ngabuburit DPD Jabar Ketut Sidak ke DPC PDI Perjuangan

Ahmad menjelaskan, pengadaan ini merupakan bagian dari inisiatif membuka titik pelayanan di kecamatan untuk memutus praktik percaloan dan biaya tinggi yang sebelumnya marak, terutama di daerah seperti Cianjur Selatan.

Dengan klarifikasi ini, diharapkan keresahan masyarakat dan mahasiswa dapat terjawab, sementara pengawasan terhadap layanan publik terus diperlukan.

Baca juga :  17 Pengurus PAC Dan Ranting Sekabupaten Purwakarta Serta Sayap Partai Mendeklarasikan Dukungan H Budi Hermawan
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!