Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Ketua Komite SMKN 1 Campaka Ungkap Sumbangan Partisipasi Untuk Sarana Ibadah 1 Juta Persiswa

709
×

Ketua Komite SMKN 1 Campaka Ungkap Sumbangan Partisipasi Untuk Sarana Ibadah 1 Juta Persiswa

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Cianjur – Ketua Komite SMKN 1 Campaka, H. Muhamad Setiawan membantah adanya potongan PIP yang dilakukan pihak sekolah. Namun dirinya tidak mengelak dengan adanya sumbangan partisipasi yang dibebankan kepada para orang tua wali murid untuk pembangunan sarana Ibadah.

“Kalau itumah yah namanya bukan sumbangan istilahnya silahkan mengumpulkan infak atau sodakoh untuk sarana ibadah dan itupun tidak ditentukan oleh kita, itu hasil kesepakatan orang tua semua dan muncul angka itu,” katanya gedung sekolah, Rabu, (19/2/25).

Baca juga :  Program 10.000 MCK untuk Pesantren Resmi Dimulai di Cianjur, Gus Muhaimin Dorong Transformasi dan Kemandirian Pesantren

Tidak tanggung tanggung, sumbangan yang menurutnya hasil kesepakatan orang tua wali murid dalam rapat dipatok sebesar 1 juta rupiah. Padahal pada pemberitaan awal sumbangan untuk sarana Ibadah hanya 300 ribu rupiah.

“Yang punya beban untuk Sarana ibadah itu kelas X (Sepuluh) yang 900 ribu untuk perpisahan saja itupun berdasarkan keinginan orang tua. Untuk sarana ibadah satu juta kalo tidak salah,” ungkapnya.

Baca juga :  Dalam Rangka Memenuhi Skala Prioritas, Pemdes Kertabasuki Bangun Jembatan dan TPT

Ketua Komite menjelaskan adapun kelas XII (12) yang ikut berpartisipasi dalam pembangunan sarana ibadah, itu siswa yang pada kelas X belum memberikan partisipasinya.

“Kelas X (10) khusus untuk menyelesaikan sarana ibadah karena kalau hanya kelas XII (12) itu tidak cukup, bayangkan kalo kelas 12 hanya 300 siswa kali satu juta itu hanya 300 juta saja,” paparnya.

Baca juga :  Purwakarta Istimewa: Lebih dari Sekadar Mimpi, Sebuah Janji di Gedung Ciganea

Adapun, sambung Komite, kelas 12 yang bayar itu berarti pada waktu kelas 10 dan 11 mereka belum bayar.

“Iya dan itupun permintaan orang tua untuk menyampaikan agar ikut bayar,” imbuhnya.

Baca juga :  Peralta dan Menalo Bawa Persib Gilas Isenmulang 4-0

Ia menegaskan, jika pembayaran 900 ribu rupiah khusus untuk perpisahan sedangkan untuk pembangunan sarana ibadah sebesar 1,2 juta rupiah.

“Saya selaku ketua Komite kalau ada permasalahan yang masih belum jelas langsung saja konfirmasi ke Komite jadi jangan ditanggapi sebelah pihak dan saya bisa mengumpulkan dana tersebut berdasarkan hasil musyawarah orang tua dan ada buktinya daftar hadir mereka yang dapat menentukan rapat musyawarah,” pungkasnya.

Baca juga :  Bagi Rata Dana PIP Di SMK Arya Cendekia, Kepala Sekolah itu Tidak Melanggar
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!