Dpnews Indonesia || Cianjur – Sebagai langkah strategis memperkuat peran serta keterwakilan perempuan dalam dunia politik hingga tingkat akar rumput, Ketua DPC KPPI Cianjur, Hj. Zulfa Indrawati, S.H., M.H., Kes., secara resmi melantik Pengurus Anak Cabang (PAC) KPPI Cianjur periode 2025–2030. Pelantikan tersebut berlangsung pada Jumat (24/10/2025) di Sekretariat KPPI, Jl. Nusantara 1, New Cluster Belka Residence, Cianjur.
Hj. Zulfa Indrawati menjelaskan bahwa pelantikan PAC ini merupakan salah satu program prioritas KPPI (Kaukus Perempuan Politik Indonesia) Kabupaten Cianjur pada tahun ini sebagai upaya memperkuat struktur organisasi dan meningkatkan partisipasi perempuan di ranah politik.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa hingga saat ini keterwakilan perempuan di DPRD Kabupaten Cianjur baru mencapai sekitar 22 persen, masih jauh dari target minimal 30 persen sebagaimana diamanatkan dalam regulasi nasional. Keberadaan PAC di 32 kecamatan tersebut diharapkan dapat menjadi motor penggerak pencapaian kuota tersebut di masa mendatang.
“Insyaallah dengan terbentuknya PAC ini, kita bisa lebih fokus menggarap wilayah-wilayah yang selama ini belum terjangkau. Kalau sebelumnya kami baru mampu menjangkau wilayah 1, 2, 3, dan 4, maka kami berharap wilayah 5 dan 6 juga dapat terwakili melalui PAC yang telah dilantik hari ini,” ujarnya.
Zulfa menegaskan bahwa perjuangan KPPI tidak hanya sebatas mendorong perempuan tampil sebagai calon legislatif, melainkan memastikan mereka benar-benar memperoleh kursi di parlemen.
“Ini adalah perjuangan bersama agar ke depan kuota perempuan dapat terpenuhi hingga 30 persen, bukan hanya saat pencalonan, tetapi juga ketika mereka duduk sebagai anggota dewan. Kita ingin perempuan hadir sebagai pengambil kebijakan, bukan sekadar pelengkap,” tegasnya.
Ia pun berharap PAC KPPI yang telah terbentuk mampu menjadi ruang kaderisasi, konsolidasi kekuatan perempuan lintas partai, dan wadah edukasi politik bagi masyarakat, khususnya kaum perempuan di tingkat kecamatan
Sementara itu, Ketua PAC KPPI Ciranjang Yanti Hidayat menyampaikan bahwa pemaparan dari Ketua DPC dan para senior KPPI telah membuka wawasan dirinya sebagai perempuan untuk turut berperan dalam perjuangan kesetaraan di parlemen.
“Sebagai perempuan biasa, saya merasa terpanggil untuk ikut andil dalam memperjuangkan kesetaraan perempuan di parlemen. Di KPPI ini kami bisa bertemu dengan ibu-ibu dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Cianjur dan dari lintas partai. Meskipun kami berasal dari warna yang berbeda-beda, tetapi kami memiliki satu tujuan yang sama, yaitu memperjuangkan keadilan dan hak yang setara bagi perempuan, khususnya di Kabupaten Cianjur,” ungkapnya.
Menurutnya, dukungan terhadap perempuan yang mewakili suara perempuan di parlemen harus diperkuat melalui gerakan positif di tingkat masyarakat.
“Kami siap mengajak perempuan bergerak dalam kegiatan yang bermanfaat agar semakin banyak perempuan yang berani tampil dan terlibat dalam pengambilan keputusan. Mohon maaf apabila masih banyak kekurangan, karena kami baru dilantik sebagai PAC KPPI dan masih terus belajar,” ujarnya dengan penuh semangat.











