Dpnews Indonesia || Cianjur – Warga terdampak aktivitas cut and fill proyek pembangunan peternakan ayam petelur di Kampung Neglasari, Desa Mande, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat telah menerima kompensasi.
Namun, kompensasi yang diterima hanya 250 ribu per orang. Angka itu menurut salah satu warga merupakan hasil kesepakatan meskipun nilainya tidak sesuai dengan kerugian yang dialami.
“Mau gimana lagi memang dari perusahannya segitu, biasa panen 7 kuintal jadi 2 kuintal kompensasi nya 250 ribu,” kata salah satu warga terdampak, Kamis, (9/4/26).
Ia menambahkan bahwa pihak perusahaan juga tengah membangun embung dan saluran air dan kedepannya jika terjadi lagi sesuatu yang tidak diinginkan. Maka pihak perusahaan akan bertanggungjawab kembali.
“Jika terjadi lagi perusahaan akan bertanggungjawab, ” tambahnya.
Kendati demikian warga berharap tidak ada lagi dampak dari aktivitas pembangunan proyek perternakan ayam tersebut.
Sementara pihak pembangunan proyek peternakan ayam saat hendak dikonfirmasi sedang tidak ada dilokasi pembangunan.
Sampai berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi mengenai kondisi serta penanganan dari pihak perusahaan untuk penaggulangan berkelanjutan. Namun pantauan awak media saat ini pihak perusahaan tengah memperbaiki dan membuat saluran pembuangan air.











