Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Pemerintah Isyaratkan Anggaran MBG 2026 Semakin Susut Pasca Penghitungan Ulang

80
×

Pemerintah Isyaratkan Anggaran MBG 2026 Semakin Susut Pasca Penghitungan Ulang

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Jakarta – Pemerintah memberikan sinyal bahwa anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2026 akan semakin menyusut setelah dilakukan penghitungan ulang menyeluruh. Anggaran yang semula direncanakan sebesar Rp 335 triliun kini dipangkas menjadi Rp 268 triliun.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemangkasan tersebut merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto guna meningkatkan efisiensi dan optimalisasi penggunaan anggaran. Penghematan sekitar Rp 67 triliun difokuskan pada perbaikan tata kelola, mekanisme belanja oleh Badan Gizi Nasional (BGN), serta refocusing penerima manfaat tanpa mengurangi kualitas gizi yang disalurkan.

Baca juga :  Menyeimbangkan Pengasuhan Anak Berkebutuhan Khusus dan Kepentingan Pribadi

“Efisiensi ini diperlukan agar dana MBG dapat dimanfaatkan lebih efektif. Program tetap berjalan dan target utama memastikan akses makanan bergizi bagi peserta didik serta kelompok sasaran lainnya tidak terganggu,” ujar Purbaya, sebagaimana dikutip dari berbagai sumber resmi.

Hingga akhir April 2026, realisasi anggaran MBG telah mencapai sekitar Rp 75 triliun atau 22,4 persen dari pagu awal, dengan jangkauan lebih dari 61 juta penerima manfaat. Pemerintah juga melakukan penyesuaian lain, seperti pengurangan hari penyaluran menjadi lima hari dalam seminggu di beberapa lokasi sebagai bagian dari upaya penghematan.

Langkah ini mendapat perhatian publik di tengah komitmen pemerintah untuk melanjutkan program unggulan tersebut sambil menjaga disiplin fiskal. BGN menyatakan akan terus membuka masukan untuk penyempurnaan mekanisme pelaksanaan program ke depan.

Baca juga :  TB. Hasanuddin Hadiri Kampanye Untuk Mendukung Karna-Koko Di Pilkada 2024
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!