Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Pemerintah Sita Intan Raksasa 166,75 Karat Temuan Warga Kalsel Tahun 1965

194
×

Pemerintah Sita Intan Raksasa 166,75 Karat Temuan Warga Kalsel Tahun 1965

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Jakarta – Pemerintah Indonesia menyita sebuah intan raksasa seberat 166,75 karat yang ditemukan warga Kampung Cempaka, Kalimantan Selatan (Kalsel), lebih dari enam dekade lalu. Temuan tersebut kini menjadi sorotan kembali karena nasib penemunya yang tragis.

Intan tersebut ditemukan secara tidak sengaja pada 26 Agustus 1965 oleh Mat Sam bersama empat rekannya saat mencari intan di wilayah setempat. Beratnya yang luar biasa menjadikannya intan terbesar dalam sejarah Indonesia, dengan nilai diperkirakan mencapai Rp 15 triliun jika dihitung dengan harga saat ini.

Baca juga :  Pembuangan Sembarangan Limbah Cair B3 Meresahkan Warga di 2 Desa

Menurut pemberitaan media masa itu, seperti harian Pikiran Rakjat (31 Agustus 1965) dan Angkatan Bersenjata (11 September 1967), pihak berwenang Kabupaten Banjar segera mengamankan intan tersebut. Benda itu kemudian dibawa ke Jakarta untuk diserahkan kepada Presiden Soekarno. Pemerintah saat itu menyatakan akan memanfaatkannya untuk pembangunan Kalimantan Selatan dan pengadaan teknologi penambangan intan.

Baca juga :  Disarpus Cianjur Gelar Lomba Mewarnai, Puluhan Anak PAUD Diasah Kreativitas dan Cinta Membaca

Namun, Mat Sam dan rekan-rekannya tidak menerima kompensasi yang memadai. Hingga kini, penemu intan tersebut dikabarkan masih hidup dalam kondisi serba kekurangan di kampung halamannya.

Kasus ini menjadi pengingat tentang penanganan temuan barang berharga bersejarah di Indonesia. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terbaru dari pemerintah mengenai keberadaan atau pemanfaatan intan tersebut saat ini.

Baca juga :  Pria Paruhbaya Di Purwakarta Dibunuh Orang Tak Di Kenal Dengan 5 Luka Tusukan
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!