Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Petahana Kembali Turun Gunung, Bursa Pimpinan BAZNAS Cianjur 2026-2031 Resmi Dibuka

285
×

Petahana Kembali Turun Gunung, Bursa Pimpinan BAZNAS Cianjur 2026-2031 Resmi Dibuka

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Cianjur – Panggung seleksi pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Cianjur periode 2026-2031 resmi dibuka. Pintu pendaftaran bagi para calon mulai dibuka Senin, 13 April 2026, menandai dimulainya kompetisi untuk mengisi kursi strategis pengelola dana umat di Tatar Santri untuk lima tahun ke depan.

Berbeda dari periode sebelumnya, seluruh tahapan pengumpulan berkas administrasi kini dipusatkan di Kantor Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Cianjur, Jalan Siliwangi, Pamoyanan, Kecamatan Cianjur. Pemusatan lokasi ini diharapkan mempermudah koordinasi dan menjaga transparansi proses seleksi sejak hari pertama.

Baca juga :  Forkopimda Teken Komitmen Cianjur Bebas Knalpot Brong, 3.900 Knalpot Diamankan

Pembukaan bursa pimpinan BAZNAS ini menjadi momentum krusial dalam merancang ulang strategi dan manajemen zakat di Cianjur. Sebagai lembaga utama penghimpun zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS dituntut mampu mengakselerasi program pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kemakmuran mustahik secara lebih terukur pada setengah dekade mendatang.

Baca juga :  10 Nama Terbaik Lolos Seleksi Wawancara Pimpinan BAZNAS Cianjur 2026–2031, Kini Menuju Meja Bupati dan BAZNAS RI

Yang mencuri perhatian publik adalah kembalinya nama-nama lama ke arena seleksi. Kehadiran para petahana ini dibaca sebagai sinyal adanya keinginan menjaga kesinambungan program kerja yang sudah berjalan. Di sisi lain, ini sekaligus menjadi ujian berat bagi wajah-wajah baru yang membawa gagasan pembaruan tata kelola dana umat di tingkat daerah.

Wakil Ketua IV Bidang Humas BAZNAS Cianjur, H. Hilman Saukani, mengonfirmasi bahwa terdapat tiga pimpinan aktif yang dipastikan maju kembali dalam bursa pemilihan kali ini. Kepastian itu menambah panasnya persaingan, karena mereka akan berhadapan langsung dengan kandidat baru yang diyakini membawa visi berbeda.

Baca juga :  BAZNAS Pusat Salurkan Bantuan Rutilahu untuk Dua Warga Cianjur, Masing-masing Terima Rp 25 Juta

Kembalinya petahana memunculkan dua ekspektasi di masyarakat: stabilitas program dan tuntutan inovasi. Pengalaman mereka mengelola penghimpunan dan penyaluran ZIS selama periode sebelumnya menjadi modal kuat. Namun, publik juga menanti terobosan, terutama dalam digitalisasi layanan, perluasan jaringan muzakki, dan program pemberdayaan yang berdampak jangka panjang.

Dengan dibukanya pendaftaran, bola kini berada di tangan para calon. Masyarakat Cianjur menaruh harapan besar agar siapapun yang terpilih nanti mampu menjaga amanah, memperkuat akuntabilitas, dan menjadikan BAZNAS sebagai motor penggerak kesejahteraan umat yang lebih inklusif dan modern hingga 2031.

Baca juga :  Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari Terjaring OTT KPK Terkait Dugaan Suap Proyek
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!