Scroll untuk baca artikel
BeritaHukum dan Kriminal

Polsek Plered, Evakuasi Penemuan Mayat Di Penggilingan Padi

733
×

Polsek Plered, Evakuasi Penemuan Mayat Di Penggilingan Padi

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Purwakarta – Seorang pria berinisial JA (48) warga Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta ditemukan meninggal dunia dalam keadaan tengkurap di Penggilingan padi yang ada Kampung Pangkalan, Desa Palingihan, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, Pada Sabtu, 19 April 2025.

Kapolres Purwakarta, AKBP Lilik Ardhiansyah melalui Kapolsek Plered, AKP Ali Murtadho mengatakan, awalnya korban ditemukan oleh pemilik penggilingan padi yang membuka pintu gilingan padi melihat ada lubang pada dinding bagian belakang.

Baca juga :  Prediksi Indonesia vs Yaman U-20 di Kualifikasi Piala Asia

Kemudian, kata Ali, setelah mendekat tiba-tiba, dia melihat sosok seperti orang dalam keadaan tengkurap.

“Mengetahui hal itu, saksi tidak berani mendekat dan memberitahu warga lain untuk mengecek. Ternyata, saat dicek oleh warga, korban sudah meninggal dunia,” ujar Ali.

Baca juga :  Polres Cianjur Ungkap 29 Kasus Narkoba dalam 2 Bulan Terakhir

Mendapati ada mayat tergeletak, lanjut Kapolsek, perangkat desa setempat segera melapor ke Mapolsek Plered. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan mendatangi lokasi kejadian.

“Usai menerima laporan, Saya beserta anggota langsung mendatangi lokasi untuk dilakukan pengecekan TKP dan selanjutnya jenazah dievakuasi Ke RSUD Bayu Asih Purwakarta untuk penanganan lebih lanjut,” ungkap Ali.

Baca juga :  Pemdes Wanayasa Klarifikasi Terkait Pemberitaan Bansos Oleh Oknum Pendamping PKH

Dia menegaskan, dari hasil olah TKP, yang didukung dengan keterangan saksi dan hasil visum dokter, tidak ada tanda-tanda penganiayaan oleh orang lain.

“Penyebab kematiannya masih dalam penyelidikan kami, tapi dugaan sementara diduga korban meninggal akibat terjatuh,” jelas Ali.

Baca juga :  Kebanggaan Ditetapkannya Pahlawan Nasional dari Ranah Minang, Bukit Surungan Padang Panjang

Kapolsek menambahkan, jenazah langsung di serahkan dan pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi terhadap jenazah korban.

“Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai takdir dan tidak akan menuntut siapapun, yang tertuang dalam surat penyataan yang di buat pihak keluarga,” pungkas AKP Ali.

Baca juga :  Pengamanan Haul Mama Sempur, Polsek Plered Berikan Pelayanan Prima Untuk Masyarakat
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!