Scroll untuk baca artikel
BeritaOlahraga

PSSI Pecat Indra Sjafri Usai Timnas U-22 Gagal Total di SEA Games 2025

145
×

PSSI Pecat Indra Sjafri Usai Timnas U-22 Gagal Total di SEA Games 2025

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Jakarta – Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) resmi memecat Indra Sjafri dari jabatan pelatih Timnas Indonesia U-22 menyusul kegagalan skuad Garuda Muda lolos dari fase grup SEA Games 2025 di Thailand.

Keputusan ini diumumkan langsung oleh Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji pada Selasa (16/12/2025) lalu, menyusul evaluasi mendalam atas performa tim yang mengecewakan.

Baca juga :  Pembuangan Sembarangan Limbah Cair B3 Meresahkan Warga di 2 Desa

Sebagai juara bertahan setelah meraih emas di SEA Games 2023 Kamboja, Timnas U-22 Indonesia justru tersingkir prematur di babak penyisihan Grup C. Mereka kalah 0-1 dari Filipina pada laga pembuka (8/12/2025), sebelum menang 3-1 atas Myanmar (12/12/2025).

Meski mengoleksi tiga poin dengan selisih gol +1, Indonesia kalah produktivitas gol dari Malaysia (3 gol berbanding 4 gol), sehingga gagal merebut tiket semifinal sebagai runner-up terbaik.

Baca juga :  Alat Peraga Kampanye (APK) Sembrawut

Kegagalan ini menjadi yang pertama bagi Indonesia sejak SEA Games 2009, memutus rekor 14 tahun selalu lolos minimal ke semifinal.

Pengamat sepak bola nasional menilai hasil ini sebagai “alarm keras” bagi pembinaan timnas, dengan faktor mental pemain pasca-kekalahan awal dan kurangnya variasi serangan menjadi sorotan utama.

Baca juga :  Satgas Yonif 323 Bantu Kembangkan Pendidikan Anak Papua

Sumardji, yang juga mengundurkan diri sebagai manajer timnas semua level usia, mengaku kecewa dengan hasil yang “tak masuk akal” meski persiapan matang, termasuk pemusatan latihan dan uji coba.

“Keberuntungan seperti menjauh,” ujarnya.

PSSI kini fokus mencari pelatih baru, sementara para pemain muda seperti Jens Raven dan Ivar Jenner diharapkan bangkit di kompetisi domestik BRI Super League.

Baca juga :  PAC Pemuda Pancasila Mande Gelar Tablig Akbar dan Santuni 100 Anak Yatim Piatu
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!