Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Sosok Saiful Mujani Pendiri Lembaga SMRC yang Viral sesuai Seruan Gulingkan Presiden Prabowo Subianto

244
×

Sosok Saiful Mujani Pendiri Lembaga SMRC yang Viral sesuai Seruan Gulingkan Presiden Prabowo Subianto

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Jakarta – Saiful Mujani, pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang dikenal sebagai salah satu perintis survei opini publik di Indonesia, menjadi perbincangan publik setelah video pernyataannya viral di media sosial. Dalam acara halal bihalal bersama sejumlah pengamat politik di Utan Kayu, Jakarta Timur, pada 31 Maret 2026, Saiful menyatakan bahwa satu-satunya jalan untuk menyelamatkan negara adalah dengan menjatuhkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam rekaman yang beredar luas, Saiful Mujani mengatakan, “Saya alternatifnya bukan pada prosedur yang formal impeachment seperti itu, itu tidak akan jalan. Yang jalan hanya ini, bisa nggak kita mengonsolidasikan diri untuk menjatuhkan Prabowo, hanya itu.” Ia menilai tidak ada harapan perubahan dari dalam pemerintahan saat ini dan menyerukan konsolidasi kekuatan rakyat.

Baca juga :  KPUD Ajak Warga Tidak Golput pada Pilkada 2024

Saiful Mujani lahir di Serang, Banten, pada 8 Agustus 1962. Ia menyelesaikan pendidikan S1 di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada 1989 dan dikenal sebagai akademisi serta guru besar ilmu politik di universitas yang sama. Kariernya di bidang survei dimulai dengan mendirikan Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM), kemudian menjabat sebagai Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI) periode 2005-2007. Pada 2011, ia mendirikan SMRC, lembaga riset dan konsultansi politik berbasis survei yang sering merilis hasil survei nasional terkait pilihan politik dan kinerja pemerintahan.

Sebagai peneliti, Saiful Mujani sering dikaitkan dengan survei objektif berbasis metodologi kuantitatif. Namun, ia juga dikenal vokal mengkritik sejumlah isu politik, termasuk terhadap Prabowo Subianto sejak masa pilpres sebelumnya. Pernyataan terbarunya memicu polemik, dengan sebagian pihak menilainya sebagai bagian dari kebebasan berpendapat, sementara yang lain mempertanyakan implikasinya terhadap stabilitas politik.

Baca juga :  Wakil Ketua DPRD Cianjur Selesaikan Reses, Aspirasi Masyarakat Jadi Prioritas

Hingga berita ini diturunkan, belum ada respons resmi dari pihak Istana atau Presiden Prabowo Subianto terkait pernyataan tersebut. Video tersebut terus menjadi bahan diskusi di berbagai platform media sosial, mencerminkan dinamika kritik terhadap pemerintahan baru yang baru berjalan beberapa bulan.

Saiful Mujani sendiri dikenal sebagai figur yang kerap tampil di media sebagai pengamat politik independen berdasarkan data survei yang dihasilkannya.

Baca juga :  Usai Laga Timnas Indonesia U-23 Dijegal Uzbekistan U-23
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!