Dpnews Indonesia || Jakarta – Mantan bandar judi online yang kini menjadi pendakwah, Ustaz Dennis Lim, mengungkapkan mekanisme operasional kantor judi daring (judol) dalam acara ROSI KompasTV yang tayang pada 14 Mei 2026.
Menurut Dennis Lim, industri judi online relatif mudah dijalankan. Untuk posisi customer service atau admin, perekrutan tidak memerlukan latar belakang pendidikan tinggi. Kandidat hanya perlu memiliki kemampuan komunikasi dasar dan mengetik cepat untuk melayani pemain melalui live chat. Tugas mereka mencakup memeriksa mutasi rekening serta memasukkan saldo deposit ke akun perjudian pemain.
Dennis menjelaskan bahwa bisnis judi online kini dapat dioperasikan dengan sistem “pesan jadi”. Tidak semua situs membuat permainan sendiri; banyak yang berperan sebagai agen. Bisnis ini bisa dijalankan dari mana saja selama ada akses internet memadai, termasuk dari rumah dengan perangkat sederhana. Pemain awal biasanya direkrut dari lingkungan pertemanan sebelum berkembang lebih luas.
Perekrutan pekerja, lanjutnya, awalnya dilakukan dari mulut ke mulut, namun kini lebih terbuka melalui media sosial dengan tawaran gaji besar dan pekerjaan di luar negeri, seperti di kawasan perbatasan Thailand-Kamboja. Meski demikian, Dennis memperingatkan risiko besar, termasuk penahanan paspor, kerja tanpa hari libur, serta target mencari pemain baru.
Pernyataan ini disampaikan di tengah kasus pembongkaran sindikat judi online di Jakarta Barat oleh Bareskrim Polri, yang menangkap ratusan orang. Dennis menilai kasus tersebut hanya sebagian kecil dari praktik judi online yang lebih luas di Indonesia.
Ustaz Dennis Lim menekankan pentingnya kesadaran masyarakat akan bahaya judi online, sekaligus memberikan edukasi berdasarkan pengalamannya sebagai mantan pelaku.











