Dpnews Indonesia || Cianjur – Belasan orang tua siswa penerima manfaat Program Indonesia Pintar (PIP) di SDN Pasirangin, Kampung Pasirangin, Desa Padajaya, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat kecewa.
Pasalnya. Saat mereka melakukan pengecekan di aplikasi resmi Sipintar diketahui tidak sesuai dengan yang diterima.
Dari pengecekan yang dilakukan, rata rata orang tua siswa seharusnya menerima 2 kali. Namun dalam kenyataannya hanya satu kali saja.
Salah satu orang tua siswa penerima manfaat PIP HR misalnya, dirinya mengaku bahwa MH anaknya selama sekolah di SDN Pasirangin baru menerima bantuan PIP 2 kali namun yang tercatat di aplikasi resmi Sipintar dana sudah masuk 4 kali tahun 2022,2023,2024,2025.
“MH anak saya baru menerima bantuan PIP 2 kali pertama kelas 3 Rp.450.000,- yang kedua kelas 4 Rp.450.000,- sementara di Sipintar tercatat MH seharusnya menerima bantuan PIP 4 kali tahun 2022,2023,2024,2025, yang 2 lagi saya tidak pernah menerima bantuannya.” Terang HR, kepada Wartawan, Rabu, (14/1/26).
Orang tua siswa lainnya, HR juga mengungkapkan hal yang sama. Ia menuturkan bahwa anaknya tidak menerima sesuai dengan yang tertera di Sipintar.
“Anak saya RS baru terima bantuan PIP 1 kali Rp.450.000,- sementara di Sipintar tercatat dana sudah masuk 2 kali tahun 2022 dan 2023, yang 1 lagi kemana nya pak?.” tuturnya penuh tanya.
Ia berharap adanya konfirmasi dari pihak sekolah mengenai dana PIP yang diduga tidak sesuai tersebut.
“Pengennya ada jawaban dari pihak sekolah, kenapa bisa tidak sama dengan yang di Sipintar,” pungkasnya.
Sementara pihak sekolah, melalui pengurus PIP, Gilang, saat dikonfirmasi mengatakan jika dirinya akan berkoordinasi dengan Kepala Sekolah serta Pengurus PIP lainnya mengenai adanya keluhan dari para penerima PIP tersebut.
“Lebih enaknya nanti sama Kepala Sekolah, sama Operator yah soalnya saat ini sedang ada acara,” ujarnya, Kamis, (15/1/26).











