Scroll untuk baca artikel
BeritaEkonomi

Rupiah Tembus Rp 17.500 per Dolar AS, Purbaya Siap Bantu BI Stabilkan Mata Uang

79
×

Rupiah Tembus Rp 17.500 per Dolar AS, Purbaya Siap Bantu BI Stabilkan Mata Uang

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah tajam dan menembus level psikologis Rp17.500 per dolar AS pada perdagangan Selasa (12/5/2026). Level tersebut menjadi rekor terlemah rupiah sepanjang sejarah.

Menurut data pasar yang dikutip dari berbagai sumber, rupiah sempat mencapai Rp 17.505 per dolar AS pada sesi pagi, melemah lebih dari 0,5 persen dibandingkan penutupan sebelumnya. Pelemahan ini dipengaruhi oleh penguatan dolar AS secara global dan tekanan eksternal lainnya.

Baca juga :  Rupiah Melemah Akibat Lonjakan Permintaan Aset Safe Haven

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa pemerintah akan mulai membantu Bank Indonesia (BI) dalam menjaga stabilitas rupiah mulai besok. Purbaya menegaskan BI sebagai otoritas moneter tetap memegang peran utama, namun Kementerian Keuangan siap memberikan dukungan koordinasi untuk meredam volatilitas.

“BI berwenang mengendalikan pelemahan nilai tukar. Kami akan mulai membantu besok,” ujar Purbaya dalam pernyataannya.

Bank Indonesia sebelumnya telah melakukan intervensi di pasar valuta asing dan menerapkan langkah-langkah lain untuk menstabilkan rupiah, termasuk memanfaatkan cadangan devisa yang masih berada di level memadai.

Baca juga :  Kecamatan Haurwangi Siap Wujudkan Pilkada 2024, Damai dan Kondusif

Pelemahan rupiah ini menjadi perhatian pasar di tengah dinamika ekonomi global, meski fundamental ekonomi Indonesia tercatat masih resilien dengan pertumbuhan positif dan inflasi terkendali.

Pasar akan terus memantau langkah koordinasi pemerintah dan BI ke depan untuk menjaga kepercayaan investor terhadap mata uang domestik.

Baca juga :  Rupiah Tembus Rekor Terendah Rp 17.300 per Dolar AS, Tekanan Konflik Timur Tengah dan Keputusan BI
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!