Dpnews Indonesia || Cianjur – Kepolisian Sektor Sindangbarang, Cianjur, berhasil menangkap tiga orang terduga pelaku pembobolan yang menyasar dua lembaga pendidikan di wilayahnya. Penangkapan ini dilakukan setelah polisi menelusuri rekaman CCTV yang merekam aksi pencurian di SDN 1 Sindangbarang dan SMPN 1 Sindangbarang beberapa waktu lalu.
Kapolsek Sindangbarang Iptu Dadang Arifin membenarkan pihaknya telah mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Saat ini ketiganya tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Sindangbarang untuk mengorek keterangan lebih lanjut.
“Benar, kami sudah mengamankan tiga orang terduga pelaku pembobolan sekolah. Mereka diduga melakukan pencurian di SDN 1 Sindangbarang dan SMPN 1 Sindangbarang,” ujar Dadang kepada awak media kemarin.
Berdasarkan penyelidikan awal, para pelaku diduga menggasak sejumlah barang milik sekolah. Barang bukti yang disebutkan polisi meliputi satu unit printer, tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram, dan satu perangkat infokus yang biasa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
Iptu dadang Arifin menjelaskan, polisi belum merinci peran masing-masing dari ketiga terduga pelaku. Identitas mereka juga masih ditahan sementara proses penyidikan berlangsung. Penyidik ingin memastikan sejauh mana keterlibatan tiap orang dalam aksi pencurian tersebut.
Unit Reskrim Polsek Sindangbarang kini tengah mengembangkan kasus ini. Salah satu fokusnya adalah menelusuri kemungkinan adanya target lain selain dua sekolah yang sudah diketahui. Polisi menduga kelompok ini bisa saja beroperasi di tempat lain dengan modus serupa.
“Kami masih melakukan pendalaman terkait kasus pencurian ini, termasuk kemungkinan adanya TKP lain yang pernah menjadi sasaran mereka,” kata Iptu Dadang Arifin. Hal ini dilakukan untuk mengetahui apakah para terduga merupakan pelaku spesialis pembobolan sekolah.
Rekaman CCTV menjadi kunci terbongkarnya kasus ini. Dari rekaman itulah polisi bisa mengidentifikasi ciri-ciri para pelaku dan selanjutnya melakukan penangkapan. Polisi juga terus mengumpulkan alat bukti tambahan guna memperkuat berkas perkara.
Hingga berita ini diturunkan, penyidikan masih berjalan. Polisi berharap hasil pengembangan bisa mengungkap secara utuh jaringan dan modus operandi para pelaku, sehingga kasus pembobolan sekolah di wilayah Sindangbarang bisa tuntas.











