Dpnews Indonesia || Cianjur – Muscab ke-V DPC Hiswana Migas Kabupaten Cianjur berlangsung di salah satu hotel berbintang di kawasan Cipanas pada Senin, 8 Juni 2026. Agenda utama forum ini adalah evaluasi program kerja periode sebelumnya dan penyusunan strategi menghadapi tantangan sektor energi saat ini.
Hedi Boy kembali dipercaya memimpin organisasi tersebut. Penetapan dilakukan secara aklamasi setelah seluruh peserta musyawarah sepakat melanjutkan kepemimpinan tanpa melalui proses pemungutan suara.
Menurut Hedi Boy, Muscab menjadi ruang penting bagi pelaku usaha migas untuk meninjau kembali capaian kerja yang sudah berjalan. Forum ini juga digunakan untuk merumuskan langkah baru yang sesuai dengan dinamika industri energi.
Hiswana Migas adalah wadah bagi para pengusaha minyak dan gas bumi. Muscab menjadi momentum untuk menyusun strategi dan program kerja yang relevan dengan kondisi industri saat ini,” ujar Hedi Boy.
Direktur PT HRR Tetra Utama, Hj. Lilis Boy, menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya kembali Hedi Boy sebagai Ketua DPC Hiswana Migas Cianjur. Ia menegaskan keputusan aklamasi tidak mengurangi prinsip keadilan dalam organisasi.
Lis Boy menilai kesepakatan tanpa voting menunjukkan tingginya kepercayaan anggota terhadap kinerja kepengurusan sebelumnya. Ia berharap kepemimpinan Hedi Boy dapat berjalan lebih optimal ke depan.
Ia menyoroti rekam jejak Hedi Boy yang dinilai konsisten menghadirkan terobosan bagi anggota dan menjaga tanggung jawab dalam operasional. Peran itu dinilai penting dalam mendukung kelancaran distribusi energi dan mutu pelayanan kepada masyarakat.
Sosok Hedi Boy juga dianggap mampu membangun sinergi dengan pelaku usaha migas maupun pemerintah daerah. Kolaborasi itu diharapkan memperkuat koordinasi kebijakan energi di tingkat kabupaten.
Mengusung tema Peranan Hiswana Migas dalam Era Digitalisasi untuk Meningkatkan Pelayanan kepada Masyarakat”, Lis Boy berharap kepengurusan baru menghadirkan program inovatif yang menjawab tantangan energi di era digital. Pengukuhan struktur baru diharapkan memperkuat peran organisasi dalam menjaga ketahanan energi dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.











