Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Menteri PKP Maruarar Sirait Beri Target Sebulan Pengembang Selesaikan Masalah Banjir

753
×

Menteri PKP Maruarar Sirait Beri Target Sebulan Pengembang Selesaikan Masalah Banjir

Sebarkan artikel ini

Sidak Perumahan Bersubsidi di Kabupaten Bekasi

Dpnews Indonesia || Bekasi – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait melakukan inspeksi mendadak (sidak) di dua lokasi perumahan bersubsidi wilayah Kecamatan Tambun Utara Kabupaten Bekasi, Minggu, 09 Februari 2025.

“Saya mendapat informasi terkait persoalan banjir disini (Perumahan Grand Permata Residence), hari ini saya sidak,” kata Maruarar Sirait di hadapan warga dan pengembang perumahan Grand Permata Residence, Desa Sriamur Kecamatan Tambun Utara Kabupaten Bekasi.

Baca juga :  Langkah Strategis Perkuat Tata Kelola Desa Melalui Program Jaga Desa Kabupaten Bekasi

Dikatakannya bahwa permasalahan banjir di perumahan bersubsidi wilayah Tambun sudah diketahuinya dari jejaring Kementerian PKP.

“Hari ini perumahan perumahan tersebut saya sidak dan sekaligus mempertemukan warga dengan pihak pengembang,” kata Maruarar Sirait.

Dia lalu minta pengembang untuk menyelesaikan persoalan banjir agar selesai dalam waktu sebulan.

Baca juga :  SPPG Bobojong 04 Cidamar Optimalkan IPAL, Pastikan Air Limbah Jernih dan Ramah Lingkungan

“Ini tanggal berapa? 9 Februari 2025 ya, saya minta tanggal 9 Maret 2025 mendatang tidak ada lagi keluhan warga terkait banjir,” kata politisi Partai Gerindra itu, seraya mengingatkan bahwa perumahan bersubsidi menggunakan sumber dana dari APBD sebesar 75 persen per rumah, dan sisanya kewajiban pengembang.

Baca juga :  Babinsa Koramil Jatiwangi Bersama Warga Gotong Royong Rehab Rutilahu di Brujul Wetan

“Ingat ya, ini dana APBN, jangan disepelekan,” tegasnya.

Didampingi Plt Direktur Operasi Pemanfaatan BP Tapera Muhammad Naufal Al Ammari, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bekasi Heri Noviar dan Penjabat (Pj) Ketua Kadin Kota Bekasi, Qadar Ruslan Siregar, Menteri PKP menyempatkan diri untuk melihat langsung rumah warga yang sudah dihuni.

Tak hanya itu, Maruarar Sirait juga mendengar keluhan-keluhan dari penghuni rumah di Perumahan Grand Permata Residence.

Baca juga :  Jelang Idul Fitri 1445 H, Kodim 0619 Purwakarta Menggelar Bazar

Beberapa penghuni, selain menyampaikan keluhan banjir, juga kurangnya pencahayaan lampu pada malam hari.

Adapula penghuni yang berharap agar saluran drainase dikeruk dan akses jalan segera diaspal.

Menteri PKP lalu meminta nomor kontak warga yang mengeluh soal banjir agar melaporkan persoalan banjir yang akan diperbaiki pihak pengembang.

Baca juga :  Bupati Purwakarta Renovasi Rumah Milik Mantan Loper Koran yang Nyaris Roboh

“Sebagai menteri memang perlu turun ke lapangan untuk memastikan kenyamanan para penghuni rumah bersubsidi,” kata Maruarar Sirait.

Dalam sidak tersebut, Maruarar Sirait juga menemukan 1 unit rumah bersubsidi yang nampak hampir roboh.

“Tolong jelaskan mengapa ada rumah bersubsidi seperti ini, apakah dibiarkan penghuninya atau kenapa, kan seharusnya setahun setelah akad harus sudah ditempati,” ucapnya.

Baca juga :  KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assiddiki yang Diduga Terima Rp 2 Miliar dari Anggota DPR

Dalam sidak lainnya di Perumahan Suropati Residence, Maruarar Sirait mengakui secara umum kondisinya sudah baik.

Walaupun ia juga tidak memungkiri ada beberapa keluhan yang disampaikan penghuni. Seperti soal perlunya penerangan jalan.

Yang positif disini (Perumahan Suropati Residence), saya tanya masyarakat airnya oke, aman. Jadi saya pikir ada yang sudah baik dan ada yang belum baik sehingga perlu diperbaiki,” pungkasnya.

Baca juga :  Pastikan Keamanan Saat Liburan, Satgas Gabungan Pantau Lokasi Wisata Keliling Dunia
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!