Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Aliansi Masyarakat Cianjur Gelar Aksi Damai, Tuntut Keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis

107
×

Aliansi Masyarakat Cianjur Gelar Aksi Damai, Tuntut Keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Cianjur – Aliansi masyarakat Cianjur yang terdiri dari relawan, pelaku UMKM, supplier, dan petani menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Kabupaten Cianjur pada Kamis. Mereka datang menyampaikan aspirasi dan orasi terkait keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis atau MBG yang kini menjadi sorotan publik.

Aksi ini diterima langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Dr. Ir.Hj.Metty Triantika, M.T S.etelah itu massa bergerak ke Pendopo Bupati Cianjur dan diterima oleh Kepala Dinas Pangan Firman Edi serta Kepala Kesbangpol Amad Mutawali. Dialog berlangsung di tengah dinamika dan ketidakpastian regulasi MBG yang sedang terjadi.

Baca juga :  Dugaan TPPO: PMI Asal Karawang Hilang Kontak di Arab Saudi dalam Kondisi Sakit

DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Cianjur menyatakan dukungan penuh terhadap aksi tersebut. Ketua DPD Tani Merdeka, Hasan Munadi, menegaskan bahwa aksi damai adalah hak konstitusional warga untuk menyuarakan kepedulian terhadap kebijakan publik yang berdampak langsung pada kehidupan petani.

Hasan juga menegaskan pihaknya menolak segala bentuk anarkisme, provokasi, dan tindakan yang bisa memicu kericuhan. Menurutnya, penyampaian aspirasi harus tetap tertib dan bermartabat agar pesan yang disampaikan sampai dengan baik kepada para pengambil kebijakan.

Dalam pernyataannya, Hasan menilai program MBG telah memberikan manfaat nyata bagi petani Cianjur. Program ini menciptakan kepastian pasar dan menjaga stabilitas harga hasil pertanian. Dua hal yang selama ini menjadi masalah klasik bagi petani di daerah.

Ia menambahkan, sejak MBG berjalan, semangat petani untuk berproduksi kembali tumbuh. Petani merasa hasil panennya lebih terjamin karena ada serapan yang jelas. Ini membuat rantai pasok pangan lokal menjadi lebih stabil dan berdaya.

Baca juga :  Uji Coba MBG Sistem Prasmanan di Cianjur, Siswa Bisa Pilih Menu Sesuai Selera

Hasan mengingatkan, jika program MBG dihentikan, petani berisiko kembali tertekan oleh tengkulak. Rantai pasok bisa kembali tidak sehat dan kesejahteraan petani yang baru pulih bisa runtuh lagi. Karena itu ia menyebut MBG sebagai jalan kesejahteraan petani.

Selain dukungan politik, Tani Merdeka Indonesia juga mengajak masyarakat Cianjur menggelar doa bersama dan istighosah. Langkah spiritual ini diharapkan menjadi ikhtiar agar para pemangku kebijakan diberi kebijaksanaan dalam mengambil keputusan yang berpihak pada rakyat kecil.

Ajakan itu ditujukan kepada petani, pedagang, relawan SPPG, dan seluruh warga Cianjur. Hasan Munadi berharap munajat bersama bisa menjadi jembatan batin antara masyarakat dan pemerintah agar kebijakan yang lahir tetap adil dan berpihak pada kepentingan umum.

Di akhir pernyataannya, Hasan menyerukan kepada pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan keberlanjutan MBG. Ia meminta dukungan anggaran yang jelas serta tata kelola yang transparan agar program ini tidak berhenti di tengah jalan.

Dengarkan suara petani. Ketika petani sejahtera, maka ketahanan pangan Indonesia juga akan kuat,pungkas Hasan Munadi menutup pernyataan sikapnya.

Baca juga :  Keluhan Makanan Berbau dan Berulat pada MBG Cianjur Memicu Sorotan terhadap Operasional SPPG
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!