Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

‎Bupati Majalengka Tegaskan Komitmen Tidak Anti Kritik, Masukan dan Saran Demi Kemajuan Daerah

696
×

‎Bupati Majalengka Tegaskan Komitmen Tidak Anti Kritik, Masukan dan Saran Demi Kemajuan Daerah

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Majalengka – Pemerintah Kabupaten Majalengka menunjukkan keseriusannya dalam merangkul seluruh elemen masyarakat untuk membangun daerah. Hal tersebut disampaikan saat menerima silaturahmi Direktur Lembaga Kajian Publik Majalengka (LKPM), Dede Sunarya di ruang kerjanya. Kamis, 3/7/25.

Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M menegaskan komitmennya untuk tidak menutup diri terhadap kritik dan masukan dari warga masyarakat.

Baca juga :  Skandal Manipulasi Data Paspor PMI ke Timur Tengah Terbongkar: Siapa Bermain di Kantor Imigrasi Bogor?


‎
‎Menurut Bupati Eman Suherman, masukan dari masyarakat merupakan bagian penting dalam proses penyusunan kebijakan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
‎
‎Ia menyatakan bahwa pemerintah tidak boleh alergi terhadap kritik, justru harus menjadikannya sebagai bahan evaluasi dan refleksi dalam upaya menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik.

Baca juga :  DPD Jabar PDIP Ajak Seluruh Kader Dan Korwil Solid Untuk Memenangkan Pilkada 2024

‎
‎‎”Saya sangat terbuka, tidak anti kritik. Justru saya akan menerima saran dan masukan dari masyarakat. Karena dari sanalah saya tahu apa yang benar-benar dibutuhkan rakyat,” jelas Eman Suherman.
‎
‎Bupati Eman menegaskan bahwa partisipasi aktif masyarakat dalam proses pembangunan sangat dibutuhkan, tidak hanya dalam bentuk saran, tetapi juga dalam mengawasi pelaksanaan program di lapangan. Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah dan warga, ia optimis Majalengka Langkung Sae benar-benar terwujud hingga menjadi daerah yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan.
Baca juga :  Peningkatan Kunjungan Wisatawan Ke Kebun Binatang Surabaya

‎
‎Turut hadir dalam silaturahmi LKPM dengan Bupati Majalengka diantaranya Kadisdik Majalengka, H. Rd. Muhammad Umar Ma’ruf, S.Sos, M.Si dan Ketua Baznas Majalengka, Agus Asri Sabana.
‎
‎Sementara itu Direktur LKPM, Dede Sunarya yang akrab disapa Desun menambahkan bahwa kritik dan saran sebaiknya disampaikan dengan bahasa yang sopan dan membangun, serta fokus pada perbaikan bukan sekadar menyerang.

“Dengan menggunakan bahasa yang sopan dan fokus pada perbaikan, kritik dan saran dapat menjadi alat yang efektif untuk perubahan dan peningkatan kualitas kinerja pemerintah daerah,” pungkas Desun.

Baca juga :  Program BUMDes Kutawaringin Dipertanyakan, Warga Soroti Dugaan Ketidaktransparanan Pengelolaan Dana

‎
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!