Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

‎Bupati Majalengka Tegaskan Komitmen Tidak Anti Kritik, Masukan dan Saran Demi Kemajuan Daerah

671
×

‎Bupati Majalengka Tegaskan Komitmen Tidak Anti Kritik, Masukan dan Saran Demi Kemajuan Daerah

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Majalengka – Pemerintah Kabupaten Majalengka menunjukkan keseriusannya dalam merangkul seluruh elemen masyarakat untuk membangun daerah. Hal tersebut disampaikan saat menerima silaturahmi Direktur Lembaga Kajian Publik Majalengka (LKPM), Dede Sunarya di ruang kerjanya. Kamis, 3/7/25.

Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M menegaskan komitmennya untuk tidak menutup diri terhadap kritik dan masukan dari warga masyarakat.

Baca juga :  Di Hari Juang TNI AD Ke 78, Kodim 0619 Purwakarta Lakukan Karya Bakti Penanaman Pohon Dan Pembersihan Lingkungan



‎Menurut Bupati Eman Suherman, masukan dari masyarakat merupakan bagian penting dalam proses penyusunan kebijakan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

‎Ia menyatakan bahwa pemerintah tidak boleh alergi terhadap kritik, justru harus menjadikannya sebagai bahan evaluasi dan refleksi dalam upaya menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik.

Baca juga :  DPP Ganisa Lakukan Konsolidasi Dan Silahturahmi ke DPC Ganisa Kedungwaringin


‎‎”Saya sangat terbuka, tidak anti kritik. Justru saya akan menerima saran dan masukan dari masyarakat. Karena dari sanalah saya tahu apa yang benar-benar dibutuhkan rakyat,” jelas Eman Suherman.

‎Bupati Eman menegaskan bahwa partisipasi aktif masyarakat dalam proses pembangunan sangat dibutuhkan, tidak hanya dalam bentuk saran, tetapi juga dalam mengawasi pelaksanaan program di lapangan. Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah dan warga, ia optimis Majalengka Langkung Sae benar-benar terwujud hingga menjadi daerah yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan.
Baca juga :  Guru Ngaji di Surabaya Diduga Cabuli Tujuh Santri Laki-Laki


‎Turut hadir dalam silaturahmi LKPM dengan Bupati Majalengka diantaranya Kadisdik Majalengka, H. Rd. Muhammad Umar Ma’ruf, S.Sos, M.Si dan Ketua Baznas Majalengka, Agus Asri Sabana.

‎Sementara itu Direktur LKPM, Dede Sunarya yang akrab disapa Desun menambahkan bahwa kritik dan saran sebaiknya disampaikan dengan bahasa yang sopan dan membangun, serta fokus pada perbaikan bukan sekadar menyerang.

“Dengan menggunakan bahasa yang sopan dan fokus pada perbaikan, kritik dan saran dapat menjadi alat yang efektif untuk perubahan dan peningkatan kualitas kinerja pemerintah daerah,” pungkas Desun.

Baca juga :  Terkait Dugaan Ijazah Hilang, Pihak Sekolah SMK PGRI 3 Karawang dan MKKS Bungkam

Facebook Comments Box
error: Content is protected !!