Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

DPR RI Tegaskan Pengawasan Ketat terhadap Proyek Kampung Haji Indonesia

262
×

DPR RI Tegaskan Pengawasan Ketat terhadap Proyek Kampung Haji Indonesia

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Jakarta – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI terus menegaskan komitmennya dalam mengawasi proyek pembangunan Kampung Haji Indonesia di Makkah, Arab Saudi. 28/12/2025.

Proyek strategis yang digagas Presiden Prabowo Subianto ini mendapat dukungan penuh dari legislatif, namun dengan penekanan kuat pada prinsip transparansi, akuntabilitas, dan orientasi utama pada kepentingan jemaah haji tanah air.

Anggota Komisi VI DPR RI, Rivqy Abdul Halim, menekankan bahwa Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) harus mengelola proyek tersebut secara terbuka.

Baca juga :  Dedak Miras di Bulan Puasa, Warga Cipanas Desak Aparat Bertindak!!

Pasca akuisisi lahan seluas sekitar 4,4 hektare (terdiri dari 14 bidang tanah), Rivqy mengingatkan agar setiap langkah tidak sekadar menjadi proyek properti, melainkan benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi jemaah haji Indonesia.

“Dengan skala besar yang direncanakan, termasuk pembangunan 13 tower hunian dan satu pusat perbelanjaan berkapasitas hingga 23 ribu jemaah, transparansi mutlak diperlukan untuk mencegah penyimpangan dalam pengelolaan aset, anggaran, dan penentuan mitra,” ujar Rivqy dalam keterangannya, Kamis (18/12/2025).

Baca juga :  Pemerintah Desa Cipayung Gelar Musyawarah Desa (Musdes)

Politisi dari Fraksi PKB ini juga mengusulkan agar perkembangan proyek dilaporkan secara berkala kepada publik sebagai bentuk pertanggungjawaban.

“Pengawasan harus diperketat sejak awal agar amanah besar dari Presiden Prabowo tidak terciderai kepentingan sempit,” tambahnya.

Baca juga :  Puskesmas Kademangan Lakukan Pemeriksaan Kadar Carbon Monoksida (CO) Pada Anak Sekolah

Sementara itu, Anggota Komisi VIII DPR RI, Hidayat Nur Wahid, menyatakan DPR akan terus melakukan pengawasan terhadap tahap pembangunan maupun operasional Kampung Haji di masa depan.

Menurutnya, kehadiran fasilitas terpadu ini berpotensi memberikan kenyamanan psikologis bagi jemaah, mengurangi risiko tersesat, dan bahkan memangkas biaya haji secara signifikan.

Baca juga :  Jaksa Agung Lantik 14 Kajati dan Pejabat Kejagung, Tekankan Tak Boleh Kerja Business as Usual

“DPR sangat mendukung inisiatif ini, asal perawatan dan pengelolaannya dilakukan dengan baik,” kata Hidayat.

Proyek Kampung Haji sendiri telah memasuki tahap perencanaan teknis intensif.

Pada 27 Desember 2025, Menteri Investasi sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani, melaporkan progres langsung kepada Presiden Prabowo di kediaman pribadi di Kertanegara, Jakarta.

Baca juga :  Gelar Tarawih Keliling, Polres Purwakarta Sampaikan Pesan Kamtibmas

Pembahasan difokuskan pada penentuan lokasi menara, luas kawasan, serta tahapan pelaksanaan.

Dukungan penuh dari Pemerintah Arab Saudi, termasuk komunikasi langsung antara Presiden Prabowo dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman pada 8 Desember 2025, semakin memperkuat harapan realisasi proyek ini.

Baca juga :  DPR Sahkan UU Pelindungan Pekerja Rumah Tangga: PRT Berhak atas Jaminan Sosial BPJS dan Pendidikan Vokasi

Dengan nilai investasi awal mencapai lebih dari 500 juta dolar AS, Kampung Haji diharapkan menjadi tonggak baru pelayanan haji Indonesia yang lebih nyaman, aman, dan efisien, khususnya bagi jemaah terbesar di dunia asal Tanah Air.

DPR RI berkomitmen memastikan proyek ini berjalan sesuai tujuan mulia: memberikan layanan terbaik bagi jemaah haji Indonesia di Tanah Suci.

Baca juga :  BI Ungkap Penyebab Rupiah Terus Melemah terhadap Dolar AS Saat Libur Idul Adha
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!