Scroll untuk baca artikel
BeritaHukum dan Kriminal

Geng Motor Serang Aparat di Ligung, TNI-Polri Tangkap 10 Pelaku Bersenjata Tajam

524
×

Geng Motor Serang Aparat di Ligung, TNI-Polri Tangkap 10 Pelaku Bersenjata Tajam

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Majalengka – Tim gabungan TNI-Polri bersama personel Lanud Sukani berhasil membubarkan aksi kekerasan yang dilakukan kelompok geng motor di wilayah Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, Sabtu (12/7/2025) dini hari.

Dalam operasi tersebut, sepuluh anggota geng motor berhasil diamankan, sementara satu anggota polisi mengalami luka akibat sabetan senjata tajam.

Baca juga :  Satgas Yonif 323 Kostrad Bersama Masyarakat Hias Tempat Ibadah Titik Kuat Eromaga Sambut Natal

Kejadian bermula sekitar pukul 03.40 WIB, saat piket Koramil 1713/Ligung dan Mapolsek Ligung menerima laporan dari warga terkait aktivitas mencurigakan kelompok geng motor yang bergerak di dua titik: Desa Ligung Lor dan Desa Gandawesi.

“Begitu laporan diterima, kami langsung bergerak ke lokasi bersama anggota Polsek dan personel Lanud Sukani. Di lokasi, kami dapati kelompok geng motor terbagi dua dan sempat melakukan perlawanan,” ungkap Danramil 1713/Ligung Kapten Inf Sarna.

Baca juga :  Hary Tanoesoedibjo dan MNC Asia Holding Diwajibkan Bayar Ganti Rugi Rp 531 Miliar ke CMNP

Dalam proses penangkapan, terjadi kejar-kejaran sengit antara aparat dan para pelaku. Salah seorang anggota Polsek Ligung, Aipda Darus, terkena sabetan celurit di lengan kiri saat berupaya menghentikan pelaku. Ia langsung dilarikan ke Puskesmas Ligung, sebelum dirujuk ke RS Mitra Plumbon untuk perawatan lebih lanjut.

Baca juga :  Pemerintah Pastikan Biaya Haji 2026 Tidak Naik bagi Jemaah Meski Ada Kenaikan Harga Avtur

Daftar Identitas Pelaku yang Diamankan:

1. Dewa Purnama (16), warga Pagandon, Kadipaten – SMK Karnas Kadipaten.
2. Ahmad Gozali (18), warga Karangsambung, Kadipaten – SMK Karnas Kadipaten.
3. Dimas Faturohman (17), warga Tomo, Sumedang – SMK Widya Nusantara (bawa samurai).
4. Agung Nurjaman (16), warga Ujungjaya, Sumedang – SMK Widya Nusantara.
5. Tira Hidayat (16), warga Ujungjaya, Sumedang – SMK Widya Nusantara.
6. Anggi Rahadahi (15), warga Dawuan, Sumedang – SMPN 1 Kasokandel.
7. Muhammad Sihab (16), warga Kertajati, Majalengka – SMKN 1 Kertajati (bawa clurit ungu).
8. Samuel Reyq Ramadan (19), warga Jatiwangi, Majalengka.
9. Ali Mukti (18), warga Tukdana, Indramayu.
10. Riyanto (19), warga Tukdana, Indramayu (bawa clurit hitam).

Baca juga :  Usai Libur Lebaran IHSG Berpotensi Mengalami Koreksi atau Pelemahan

Para pelaku tergabung dalam geng motor yang sebelumnya berjanji untuk melakukan tawuran melalui media sosial. Mereka diketahui merupakan gabungan dari geng motor wilayah Majalengka, Sumedang, dan Indramayu, dengan titik kumpul awal di kawasan Delta Jatiwangi bawah tol.

Barang Bukti yang Diamankan: 4 senjata tajam jenis celurit, 4 unit sepeda motor dan beberapa unit telepon genggam.

Seluruh tersangka beserta barang bukti kini diamankan di Mapolsek Ligung untuk proses hukum lebih lanjut.

Baca juga :  Ada Sekitar 1782 Petak Keseluruhan KJA Yang Telah Ditertibkan Sejak Juli Sampai 8 Agustus 2024

Danramil 1713/Ligung Kapten Inf Sarna mengatakan, pihaknya akan terus bersinergi dengan kepolisian untuk memberantas aksi kriminal jalanan seperti geng motor.

“Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan jalanan. Ini bentuk komitmen TNI bersama Polri untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat,” tegasnya.

Baca juga :  Wakil Dirut Pertamina Tekankan Peran Strategis NOC dalam Ketahanan Energi Nasional

Dandim 0617/Majalengka Letkol Inf Fahmi Guruh Rahayu menambahkan, pihaknya mengapresiasi gerak cepat aparat di lapangan dan meminta seluruh lapisan masyarakat untuk turut aktif dalam mencegah pergerakan geng motor di wilayahnya.

“Kolaborasi semua pihak, termasuk masyarakat, sangat dibutuhkan untuk memutus rantai aksi brutal geng motor yang sering meresahkan warga,” tuturnya.

Baca juga :  Pemprov DKI Jakarta Buka Pendaftaran Mudik Gratis 2026, Layani 20 Kota Tujuan
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!