Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Penampungan Ban Bekas Di Kecamatan Mande Cianjur Terbakar

330
×

Penampungan Ban Bekas Di Kecamatan Mande Cianjur Terbakar

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Cianjur – Gudang Penyimpanan Ban Bekas yang berada di dalam peternakan ayam Kampung Citespong, Desa Jamali, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur mengalami kebakaran hebat, Senin, (16/12/24) pagi.

Menurut pihak perusahaan, Rahmat Lemos, mengatakan, jika dirinya belum memahami pemicu kebakaran. Namun dirinya telah mendapatkan informasi bahwa penyebab diduga karena kelalaian karyawan.

Baca juga :  Waskita Karya Rombak Pengurus dan Catat Kontrak Baru Rp 3,1 Triliun di Kuartal I-2026

“Untuk kronologis kebakaran saya juga belum terlalu faham, karena saya dapat telepon dari rekan ada kebakaran di penampungan ban. Informasi dari anak anak ini akibat kelalaian pekerja, bukan akibat konsleting, karena lokasinya jauh dari listrik karena adanya di pinggir kandang,” katanya.

Lemos menyebutkan, bahwa penampungan ban yang masih melakukan pemotongan manual menggunakan pisau tersebut, direncanakan akan dijadikan industri.

“Awal api itu mungkin berasal dari terpal kandang ayam, terpal yang terbakar merembet ke tumpukan ban, kebetulan kandang ayamnya sedang kosong,” jawabnya.

Baca juga :  Jembatan Merah Terputus Diakibatkan Intensitas Hujan Deras Mengguyur Kawasan di Cianjur

Rahmat Lemos yang merupakan Legal perusahan mengungkapkan bahwa kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.

“Tidak ada korban, kerugian estimasi kemungkinan di atas satu miliyar,” pungkasnya.

Sementara Kasi Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran, Nandi, mengatakan bahwa pihaknya mengalami kesulitan dalam memadamkan api. Mengingat material yang terbakar merupakan ban bekas.

“Pada saat ini pemadaman api sudah ke tahap pendinginan dan kondisi api saat ini mulai mengecil,” ungkapnya.

Baca juga :  Zuli Zulkipli SH Maju Caleg DPRD Kabupaten Bekasi Dapil 7 Dari Partai PPP Di Pemilu 2024

Ia juga mengatakan telah menerjunkan 6 armada mobil pemadam kebakaran di lokasi gudang penampungan ban bekas yang terbakar.

“Kita menerjunkan 6 mobil pemadam, 1 armada bantuan dari KBB, 1 armada dari fouyen, 2 armada dari perkim,” urainya.

Masih kata Nandi. Kemungkinan proses pemadaman bisa sampai jam 9 malam, bahkan bisa sampai besoknya lagi, luas lahan gudang yang terbakar di perkirakan 2 hektar.

“Dalam proses pemadaman tidak di temukan korban jiwa, petugas pun aman tidak ada yang terluka saat menjalankan tugas,” tutupnya.

Baca juga :  Kepengurusan DPD IWO Indonesia Kabupaten Indramayu Resmi Dilantik
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!