Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

4 Tahun Menjadi Kepala Sekolah, Ini Prestasi dan Gagasan Iid Syafril Yayasan Nurul Bayan Cikalongkulon

553
×

4 Tahun Menjadi Kepala Sekolah, Ini Prestasi dan Gagasan Iid Syafril Yayasan Nurul Bayan Cikalongkulon

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Cianjur – Setelah 4 (empat) tahun menjabat sebagai Kepala Sekolah di MTs Nurul Bayan. Kini Iid Syafril, SPd,i berpindah tugas dan menjabat sebagai Wakil Kepala Madrasah di MA Nurul Bayan.

Telah diketahui selama beliau menjabat banyak program yang diterapkan dan menjadikan sekolah tersebut terus meningkat dari segi pendidikan dan juga prestasi.

Baca juga :  Polda Metro Jaya Gerebek Sarang Judi Online Berkedok Live Streaming Konten Asusila

Iid Syafril, SPd,i Mantan Kepala MTs yang kini menjadi Wakil Kepala Sekolah MA – Nurul Bayan Cikalongkulon.

Program unggulan seperti wajib membaca Al – Quran di setiap pagi sehingga menjadikan siswa lulusan MTs Nurul Bayan mampu membaca Al – Quran. Selain itu menghafal wirid bada sholat menjadi syarat utama para siswa untuk mengikuti ujian sekolah.

“Pencapaian pada saat saya di MTs dari segi kualitas dan kuantitas, dari kuantitas alhamdulilah setiap tahunnya ada peningkatan minimal 40 siswa yang terakhir kemarin saya mewisuda sebanyak 160 Siswa, yang lulus kemarin 160 dan siswa yang masuk ada sekitar 240 berarti ada peningkatan 80 siswa,” kata Iid Syafril di ruang kerjanya tepatnya di MA – Nurul Bayan, Desa Sukagalih, Kecamatan Cikalongkulon, Sabtu, (12/7/25).

Baca juga :  Pekerja Migran Asal Karawang Diduga Menjadi Korban TPPO Sang Pemroses

Untuk prestasi yang diraih baik akademik maupun non-akademik, sambungnya, ada 32 cabang lomba dari mulai tingkat kecamatan hingga provinsi terutama di Marching band, Pramuka dan PMR.

“Untuk Pramuka kita menjadi delegasi Kabupaten Cianjur untuk mengikuti lomba antar daerah di Bekasi,” sambungnya.

Baca juga :  Lonjakan Pemudik di Lampu Merah Cibitung: 1 Juta Kendaraan Menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur

Iid Syafril juga menyampaikan untuk Fasilitas MTs Nurul Bayan juga mendapatkan bantuan ruang kelas baru ( RKB ) bantuan sarana prasarana kaitan dengan kebersihan seperti MCK atau Sanitasi, dirinya juga bekerja sama dengan pemerintahan desa hingga legislatif dan mendapatkan bantuan sarana prasarana lainnya untuk menunjang kelancaran pendidikan di Nurul Bayan.

“Untuk standar kelulusan juga dari MTs banyak yang melanjutkan atau masuk ke sekokah sekolah favorit,” ujarnya.

Baca juga :  Dengan Rosita Yonif 323 Buaya Putih Gerakkan Roda Perekonomian Masyarakat Puncak

Semetara untuk gagasan di MA – Nurul Bayan dirinya akan berupaya agar mencetak generasi muda lulusan Aliah menjadi generasi yang unggul dan berkualitas.

“Program unggulan yang akan diterapkan di Aliah itu pertama boarding scool kita menyediakan asrama yang layak untuk siswa siswi, kemudian kita akan menyediakan live skill kepada siswa siswi untuk mempersiapkan jika nanti mereka yang ingin masuk ke perusahaan atau dunia industri sudah memiliki kopetensi yang cukup, kita juga akan bekerjasama dengan LPK untuk mempasilitasi para siswa siswi yang ingin bekerja ke luar negeri seperti Jepang, Korea dan lainnya,” terangnya.

Baca juga :  Nurdin Hayat Paparkan Visi dan Misi untuk Labansari: Wujudkan Desa “SEHAT” yang Sejahtera, Edukatif, Harmonis, Agamis, dan Tanggap

Pihaknya juga akan bekerjasama dengan institusi Polri dan TNI sebagai upaya untuk mempasilitasi para siswa yang akan berkarir dibidang tersebut.

“Kita juga akan bekerjasama dengan Polres, agar mereka dapat mengikuti bimbingan tes untuk menjadi Polisi. Kita juga akan bekerjasama dengan Institusi Militer untuk mereka yang mengejar karir dan minat menjadi TNI, karena banyak lulusan Nurul Bayan yang lulus dan menjadi TNI atau Polisi,” ungkapnya.

Baca juga :  Pembangunan Rehabilitasi Pengerasan Jalan Lingkungan Desa Cipayung

Pada kesempatan itu, diakhir wawancara, Iid Syafril yang memiliki bisnis travel Haji dan Umroh juga berpesan kepada para siswa siswi di MTs agar selau dapat menjaga nama baik sekolah.

“Pesan yang saya sampaikan, para siswa siwi tetap semangat mengikuti proses belajar sebagaimana mestinya, mendapatkan hak haknya dari lembaga dan yang paling utama itu tetap semangat mencari keberkahan dalam belajar ilmu dunia dan akherat, karena ilmu agama dan dunia itu juga harus seimbang, artinya ilmu teknologi dan ilmu agama harus saling beriringan,” pungkasnya.

Baca juga :  BMKG dan Bappenas Bahas Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau 2026 yang Diprediksi Lebih Kering
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!