Dpnews Indonesia || Cianjur – Kepala SPPG Cisarandi 2, Deas Nugraha, memastikan evaluasi menyeluruh dan komprehensif setelah viral video menunjukkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak sesuai standar. “Kami serius menangani kasus ini untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan memastikan kualitas pelayanan,” tegas Deas dengan nada penuh komitmen.
Menu resmi hari itu adalah tahu, ayam salted egg, sayuran, dan semangka, tapi video viral menunjukkan hanya telur tidak layak, memicu kekhawatiran masyarakat. Deas menjelaskan, menu Senin sebelumnya memang ada telur rebus dengan saus kari, bukan seperti di video yang beredar.
“Belum jelas titik kelemahan distribusi, tapi kami akan evaluasi internal secara menyeluruh dan transparan,” kata Deas. Pihaknya tidak menutup kemungkinan kejadian ini terjadi di titik mana pun dalam proses distribusi, mulai dari persiapan hingga pengantaran.
Koordinasi dengan sekolah sudah rutin, tapi Deas menekankan pentingnya laporan langsung jika ada masalah atau ketidaksesuaian.
“Kalau ada kekurangan makanan, seharusnya langsung dilaporkan ke kami supaya bisa langsung ditindaklanjuti dan diminimalisir dampaknya,” tambahnya dengan nada tegas.
Sidak dapur sebelumnya menemukan beberapa catatan perbaikan kritis, termasuk sistem pengolahan limbah (IPAL) dan tata letak dapur yang perlu penataan ulang. Yayasan sudah menyetujui perbaikan dalam dua minggu sesuai rekomendasi tim pengawas, dan SPPG Cisarandi 2 menargetkan penyelesaian tepat waktu.
Deas tidak berspekulasi soal sabotase, “Yang bisa menjawab hanya pihak berwenang. Kami fokus evaluasi, perbaikan, dan peningkatan kualitas.”
SPPG Cisarandi 2 berkomitmen tingkatkan pengawasan, kualitas distribusi makanan, dan akuntabilitas agar kejadian serupa tidak terulang, menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program MBG yang sangat vital.
Evaluasi internal sedang berlangsung intensif, target perbaikan dua minggu, dengan monitoring ketat.
Dengan langkah proaktif ini, SPPG Cisarandi 2 berharap bisa memberikan pelayanan terbaik, memulihkan kepercayaan masyarakat, dan terus meningkatkan kualitas program Makan Bergizi Gratis.











