Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Mengaku Terima Gaji 4 Juta, Pihak Perusahaan Ayam Petelur Bantah Pernyataan Kades Cikancana

267
×

Mengaku Terima Gaji 4 Juta, Pihak Perusahaan Ayam Petelur Bantah Pernyataan Kades Cikancana

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Cianjur – Pihak perusahaan peternakan ayam petelur, Firdaus membantah telah memberikan gaji bulanan kepada Kepala Desa Cikancana.

Hal itu diungkapkan, Firdaus, setelah muncul pemberitaan bahwa warga mempertanyakan kebenaran Kepala Desa Cikancana, Nanang, yang mengaku mendapatkan upah bulanan sebesar 4 juta rupiah dari salah satu proyek pembangunan perusahaan ayam petelur di wilayahnya.

Baca juga :  Statement Ketua Umum Gawaris Asep Suherman SH Terjadinya Insiden Pengeroyokan Terhadap Jurnalis FWJ di Subang

Pada kesempatan itu, Firdaus selaku Manager perusahaan mengungkapkan bahwa tidak ada upah atau gaji sepeserpun Kepada Kepala Desa tersebut.

“Tidak benar itu sepeserpun,” kata Firdaus, kepada Wartawan di depan Proyek pembangunan Peternakan Ayam Petelur, tepatnya di Kampung Barulimus, Desa Cikancana, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (12/1/26).

Baca juga :  PHK Massal di PT Hillcon Jaya Sakti Picu Polemik, DPRD Sultra Siapkan RDP Lanjutan

Firdaus menegaskan jika pengeluaran sekecil apapun tercatat oleh perusahaan. Maka, apa yang dikatakan Kepala Desa kepada awak media itu tidak benar.

“Karena dari perusahaan pengeluaran sekecil apapun dari kita tercatat dan kita tidak pernah merasa memberikan gaji bulanan ke Pak Kades Cikancana,” tegasnya.

Baca juga :  PCNU Kabupaten Cianjur Kecewa Salah Satu Rangkaian Kegiatan HSN 2024 Bakal Batal Digelar Di Alun Alun

Sementara Kepala Desa Cikancana, Nanang, pada saat akan dikonfirmasi, menolak kehadiran awak media.

Sebelumnya, muncul pemberitaan bahwa Kepala Desa Cikancana mengaku mendapatkan gaji bulanan sebesar 4 juta rupiah dari proyek pembangunan peternakan ayam petelur di Kampung Barulimus.

Baca juga :  SDN Ibu Dewi 1 Cianjur Borong Juara Lomba Mewarnai HUT Cianjur ke-348

Dalam pemberitaan yang diterbitkan Infonews dikabarkan jika warga mempertanyakan kebenaran pengakuan kepala Desa Cikancana dan dikhawatirkan adanya konflik kepentingan dan mengganggu pelayanan masyarakat.

Hingga saat ini awak media belum mendapatkan keterangan resmi dari Kepala Desa Cikancana mengenai maksud dan tujuan dari pernyataannya tersebut.

Baca juga :  Alih Fungsi Lahan Pertanian Menjadi Kawasan Perumahan Semakin Marak Petani Bekasi Resah
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!