Dpnews Indonesia || Cianjur – Pihak perusahaan peternakan ayam petelur, Firdaus membantah telah memberikan gaji bulanan kepada Kepala Desa Cikancana.
Hal itu diungkapkan, Firdaus, setelah muncul pemberitaan bahwa warga mempertanyakan kebenaran Kepala Desa Cikancana, Nanang, yang mengaku mendapatkan upah bulanan sebesar 4 juta rupiah dari salah satu proyek pembangunan perusahaan ayam petelur di wilayahnya.
Pada kesempatan itu, Firdaus selaku Manager perusahaan mengungkapkan bahwa tidak ada upah atau gaji sepeserpun Kepada Kepala Desa tersebut.
“Tidak benar itu sepeserpun,” kata Firdaus, kepada Wartawan di depan Proyek pembangunan Peternakan Ayam Petelur, tepatnya di Kampung Barulimus, Desa Cikancana, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (12/1/26).
Firdaus menegaskan jika pengeluaran sekecil apapun tercatat oleh perusahaan. Maka, apa yang dikatakan Kepala Desa kepada awak media itu tidak benar.
“Karena dari perusahaan pengeluaran sekecil apapun dari kita tercatat dan kita tidak pernah merasa memberikan gaji bulanan ke Pak Kades Cikancana,” tegasnya.
Sementara Kepala Desa Cikancana, Nanang, pada saat akan dikonfirmasi, menolak kehadiran awak media.
Sebelumnya, muncul pemberitaan bahwa Kepala Desa Cikancana mengaku mendapatkan gaji bulanan sebesar 4 juta rupiah dari proyek pembangunan peternakan ayam petelur di Kampung Barulimus.
Dalam pemberitaan yang diterbitkan Infonews dikabarkan jika warga mempertanyakan kebenaran pengakuan kepala Desa Cikancana dan dikhawatirkan adanya konflik kepentingan dan mengganggu pelayanan masyarakat.
Hingga saat ini awak media belum mendapatkan keterangan resmi dari Kepala Desa Cikancana mengenai maksud dan tujuan dari pernyataannya tersebut.











