Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Mengaku Terima Gaji 4 Juta, Pihak Perusahaan Ayam Petelur Bantah Pernyataan Kades Cikancana

247
×

Mengaku Terima Gaji 4 Juta, Pihak Perusahaan Ayam Petelur Bantah Pernyataan Kades Cikancana

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Cianjur – Pihak perusahaan peternakan ayam petelur, Firdaus membantah telah memberikan gaji bulanan kepada Kepala Desa Cikancana.

Hal itu diungkapkan, Firdaus, setelah muncul pemberitaan bahwa warga mempertanyakan kebenaran Kepala Desa Cikancana, Nanang, yang mengaku mendapatkan upah bulanan sebesar 4 juta rupiah dari salah satu proyek pembangunan perusahaan ayam petelur di wilayahnya.

Baca juga :  MGPA Resmi Ganti Jajaran Komisaris dan Direksi

Pada kesempatan itu, Firdaus selaku Manager perusahaan mengungkapkan bahwa tidak ada upah atau gaji sepeserpun Kepada Kepala Desa tersebut.

“Tidak benar itu sepeserpun,” kata Firdaus, kepada Wartawan di depan Proyek pembangunan Peternakan Ayam Petelur, tepatnya di Kampung Barulimus, Desa Cikancana, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (12/1/26).

Baca juga :  LSM Garda Bekasi Jalin Kolaborasi Dengan KPU Gelar Sosialisasi Pendidikan Pemilih

Firdaus menegaskan jika pengeluaran sekecil apapun tercatat oleh perusahaan. Maka, apa yang dikatakan Kepala Desa kepada awak media itu tidak benar.

“Karena dari perusahaan pengeluaran sekecil apapun dari kita tercatat dan kita tidak pernah merasa memberikan gaji bulanan ke Pak Kades Cikancana,” tegasnya.

Baca juga :  Timnas Indonesia Ditangan Pelatih John Herdman Akankah Lebih Baik

Sementara Kepala Desa Cikancana, Nanang, pada saat akan dikonfirmasi, menolak kehadiran awak media.

Sebelumnya, muncul pemberitaan bahwa Kepala Desa Cikancana mengaku mendapatkan gaji bulanan sebesar 4 juta rupiah dari proyek pembangunan peternakan ayam petelur di Kampung Barulimus.

Baca juga :  TKW Asal Parung Seah Sakit di Bahrain, Pihak Keluarga Desak Pihak Sponsor Untuk Pemulangan

Dalam pemberitaan yang diterbitkan Infonews dikabarkan jika warga mempertanyakan kebenaran pengakuan kepala Desa Cikancana dan dikhawatirkan adanya konflik kepentingan dan mengganggu pelayanan masyarakat.

Hingga saat ini awak media belum mendapatkan keterangan resmi dari Kepala Desa Cikancana mengenai maksud dan tujuan dari pernyataannya tersebut.

Baca juga :  Ratusan Anjing Pemburu Diamankan Polisi Imbas Bocah Tewas Diserang di Jasinga Bogor, Pemilik Ditersangkakan
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!